laptop-stetoskop-alat-dokter-hewan

Kunjungan pertama ke dokter hewan

Ke dokter hewan adalah kunjungan rutin, tetapi kunjungan pertama tetap harus disiapkan dengan baik agar anak kucing tidak kaget atau stres.
Di dalam artikel ini, ada semua info tentang kunjungan pertama ke dokter hewan.

Alligator Fast Solution banner ad mycatboots

Kunjungan pertama anak kucing kamu ke dokter hewan harus disiapkan untuk menghilangkan rasa khawatir kamu dan stres si Kecil menghadapi pertama kali dokter hewan. Adalah tugas kamu untuk membiasakan anak kucing kamu dengan tempat praktek dan dokter hewannya.

Persiapkan kunjungan pertama ke dokter hewan

Mempersiapkan anak kucing untuk kunjungan ke dokter hewan

Meskipun kamu ada rasa khawatir pada kunjungan pertama, kamu tidak boleh memperlihatkan rasa takut itu ke anak kucing kamu. 
Manfaatkan kunjungan pertama ke dokter hewan untuk memulai membiasakan si Kecil dengan tempat praktek dokter hewan dan si Kecil mengaitkannya dengan kenangan yang positif. 
Sebaiknya jangan menunggu sampai anak kucing kamu cedera atau sakit untuk datang. Dengan cara itu, anak kucing kamu tidak menghubungkan dokter hewan dengan penderitaan. 
Di ruang tunggu, coba hindari duduk terlalu dekat dengan hewan lain yang bisa bikin takut anak kucing kamu dan juga menularkan virus. 
Selama konsultasi, tenangkan si Kecil dengan memeluknya dan bicara dengan suara yang lembut untuk menghilangkan stres anak kucing kamu.

Kamu harus juga siap pada kunjungan pertama

Jika anak kucing kamu sudah dipersiapkan dengan baik untuk kunjungan pertamanya ke dokter hewan, kamu harus juga dapat memahami momen tersebut.
Manfaatkan kontak pertama ini untuk menanyakan semua pertanyaan yang muncul di benak kamu tentang makanan, pendidikan, atau perawatan anak kucing kamu. 
Kamu harus percaya pada dokter hewan yang akan mengikuti perkembangan kesehatan si Kecil beberapa tahun ke depan.

Pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh dokter hewan

Auskultasi yang baik

Pada konsultasi pertama anak kucing kamu, dokter hewan akan melakukan auskultasi lengkap, yang bertujuan untuk memastikan kesehatannya bagus secara keseluruhan. Bahwa tidak ada kelainan atau penyakit yang mencurigakan pada si Kecil yang baru kamu adopsi. 
Dokter hewan akan memeriksa ukuran dan beratnya, tergantung pada usianya, keadaan giginya, bulunya, atau bahkan telinganya. 
Dia akan memeriksa juga kondisi persendiannya, detak jantungnya dan menilai refleks dan temperamennya.

Beberapa pemeriksaan penting

Selain memastikan kesehatan anak kucing kamu, dokter hewan akan melakukan memastikan bahwa si Kecil telah mendapatkan vaksinasi.
Memang, sejak usia dini, anak kucing kamu harus mendapatkan vaksin pertamanya. 
Entah itu anak kucing lahiran di rumah atau diadopsi, dokter hewan akan memeriksa apakah vaksinasi telah dilakukan.
Dokter hewan akan memeriksa apakah si Kecil mempunyai microchip.

APA SAJA KUNJUNGAN WAJIB KE DOKTER HEWAN?

Kunjungan pertama ke dokter hewan untuk anak kucing kamu adalah untuk memastikan kesehatannya dan membiasakannya ke tempat praktek dokter hewan. 
Ada kunjungan-kunjungan lain yang penting juga yaitu:
Konsultasi untuk vaksinasi, khususnya terhadap coryza, tifus, atau leucosis yang dilakukan sejak umur 2 bulan. Untuk vaksinasi melawan rabies dilakukan sejak umur 3 bulan.
Dokter hewan akan meresepkan obat cacing untuk anak kucing kamu yang diberikan sejak usia dini (dari lima belas hari) dan diulang beberapa kali selama 6 bulan.
Kucing kamu dapat dikebiri sejak usia 6 bulan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.